Sejarah Kabupaten Malang
13 July 2026 · 7 kali dibaca
Kabupaten Malang memiliki akar sejarah yang sangat panjang, ditandai dengan keberadaan Prasasti Dinoyo yang menyebut Kerajaan Kanjuruhan pada abad ke-8 Masehi. Wilayah ini kemudian menjadi salah satu pusat penting Kerajaan Singhasari pada abad ke-13, yang jejaknya masih dapat dilihat melalui sejumlah candi peninggalan seperti Candi Singosari dan Candi Kidal.
Memasuki masa kolonial, wilayah Malang berkembang sebagai daerah perkebunan dan pertanian yang subur berkat tanah vulkanik di sekitar Gunung Arjuno, Gunung Kawi, dan Gunung Semeru. Setelah kemerdekaan Indonesia, Kabupaten Malang ditetapkan sebagai daerah otonom yang terpisah dari Kotamadya Malang, dengan pusat pemerintahan yang kini berada di Kepanjen.
Hari jadi Kabupaten Malang diperingati setiap tanggal 28 November, merujuk pada penanggalan yang tercantum dalam Prasasti Dinoyo. Hingga kini, jejak sejarah tersebut terus dilestarikan melalui berbagai situs cagar budaya, museum, dan tradisi masyarakat yang masih hidup di tengah modernisasi daerah.