Geografi dan Batas Wilayah
Kecamatan Pagak berada di kawasan Malang selatan yang bercirikan perbukitan kapur kering, dengan luas sekitar 90,08 kilometer persegi. Wilayah ini berbatasan dengan Kecamatan Kepanjen, Kecamatan Sumberpucung, dan aliran Sungai Brantas di sisi utara, Kecamatan Bantur di sisi timur, Kecamatan Bantur dan Kecamatan Donomulyo di sisi selatan, serta Kecamatan Kalipare di sisi barat. Letaknya persis di seberang selatan Kepanjen, ibu kota Kabupaten Malang, dengan Sungai Brantas menjadi pemisah alami.
Sejarah Singkat
Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, Pagak merupakan pusat Kawedanan Pagak, salah satu dari delapan wilayah pembantu bupati (kawedanan) yang membawahi kawasan Malang bagian barat daya, meliputi Kecamatan Pagak sendiri bersama Kalipare, Donomulyo, Bantur, dan Gedangan.
Pemerintahan
Kecamatan Pagak terbagi menjadi 8 desa. Pusat kecamatan berada di Desa Pagak yang juga menjadi lokasi pasar dan perkantoran pemerintahan.
Potensi Ekonomi
Karena topografinya yang berupa perbukitan kapur kering, lahan pertanian di Pagak banyak ditanami komoditas yang tahan kekeringan seperti tebu, jagung, dan pohon jati. Di ujung utara wilayah kecamatan berdiri pabrik kertas skala besar, PT Ekamas Fortuna yang merupakan bagian dari grup Asia Pulp and Paper (Sinar Mas), menjadi salah satu penggerak ekonomi dan lapangan kerja utama warga sekitar.
Pariwisata dan Budaya
Pagak dikenal di kalangan pegiat olahraga panjat tebing lewat Lembah Kera di Desa Gampingan, kawasan tebing bebatuan alami yang kerap dijadikan lokasi latihan dan kompetisi panjat tebing tingkat regional maupun nasional. Selain itu terdapat kawasan wisata sungai Mahoni Dempok.
Akses dan Infrastruktur
Pagak dilintasi salah satu jalur penghubung penting dari Kota Malang dan Kepanjen menuju kawasan wisata pantai selatan seperti Pantai Ngliyep di Kecamatan Donomulyo, sehingga arus lalu lintas di jalan utamanya cukup padat terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
