Geografi dan Batas Wilayah

Kecamatan Wagir terletak di sisi barat Kota Malang, dengan wilayah yang meluas hingga ke lereng Gunung Kawi. Luas wilayahnya sekitar 75,43 km², atau kurang lebih 2,53 persen dari total luas Kabupaten Malang. Wagir berbatasan dengan Kecamatan Dau dan Kota Malang di utara, Kecamatan Pakisaji dan Kota Malang di timur, Kecamatan Pakisaji dan Ngajum di selatan, serta lereng Gunung Kawi di barat.

Pemerintahan

Wagir terdiri atas 12 desa, yaitu Dalisodo, Gondowangi, Jedong, Mendalanwangi, Pandanlandung, Pandanrejo, Parangargo, Petungsewu, Sidorahayu, Sitirejo, Sukodadi, dan Sumbersuko. Pusat kecamatan berada di sekitar Desa Gondowangi dan Parangargo, tempat Pasar Wagir berada.

Potensi Ekonomi

Berbeda dari banyak kecamatan lain di Kabupaten Malang yang bertumpu pada pertanian, Wagir memiliki basis industri yang cukup kuat berkat kedekatannya dengan Kota Malang, termasuk pabrik kertas dan rokok yang beroperasi di wilayah ini. Di tingkat rumah tangga, Desa Dalisodo dikenal sebagai sentra kerajinan dupa (hio) yang produknya dipasarkan hingga ke luar daerah.

Pariwisata dan Budaya

Wagir menawarkan wisata alam pegunungan seperti air terjun Coban Glotak di Desa Dalisodo dengan ketinggian sekitar 100 meter di lereng Gunung Kawi, kawasan hutan wisata Petak Umpet/Alas Pakis, serta jalur pendakian menuju puncak Batu Tulis. Dari sisi budaya, kecamatan ini memiliki kesenian Wayang Krucil Wiloso, seni wayang kayu bercerita Panji yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan pada 2016.

Akses dan Infrastruktur

Kedekatan Wagir dengan Kota Malang membuat akses menuju pusat kota relatif mudah ditempuh melalui jalur Dau maupun Pakisaji. Jalan-jalan menuju kawasan lereng Kawi di bagian barat wilayah umumnya berupa jalan pegunungan yang lebih menantang.