Candi Jago, atau dikenal juga dengan nama asli "Jajaghu" (kurang lebih berarti "keluhuran" atau tempat suci), berada di Kecamatan Tumpang sekitar 22 km timur Kota Malang. Candi ini dibangun untuk menghormati Raja Wisnuwardhana dari Kerajaan Singhasari yang wafat pada 1268.
Keunikan Candi Jago terletak pada relief-reliefnya yang menggambarkan cerita Kunjarakarna dan Pancatantra, serta bentuk bangunannya yang menyerupai punden berundak β ciri arsitektur masa peralihan Hindu-Buddha Jawa Timur.
Tak jauh dari Candi Jago, di Desa Rejokidal, berdiri pula Candi Kidal yang menjadi candi pendarmaan Raja Anusapati, raja kedua Singhasari β kedua candi ini sering dikunjungi dalam satu rangkaian wisata sejarah Malang timur bersama Museum Panji di kecamatan yang sama.
Pada masa kolonial Belanda, Tumpang berfungsi sebagai kawedanan yang membawahi empat kecamatan sekaligus, dan bekas kantor kawedanan yang kini kondisinya memprihatinkan masih berdiri di dekat Pasar Tumpang.
