Desa Ngadas
  • Kecamatan Poncokusumo
  • ยท
  • 4 kali dibaca

Desa Ngadas

Profil dan Wilayah

Ngadas adalah desa di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang (kode 35.07.07.2017, kode pos 65157). Desa seluas sekitar 395 hektare ini berada di ketinggian sekitar 2.150 meter di atas permukaan laut dan menjadi kantong permukiman di tengah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pada data pemerintah desa tahun 2021 tercatat 1.681 jiwa dalam 479 kepala keluarga (sumber lain mencatat sekitar 2.000 jiwa pada 2019). Desa terbagi menjadi dua dusun: Ngadas dan Jarak Ijo.

Cerita Asal-usul

Menurut tutur yang beredar, Ngadas pertama dibuka oleh tokoh bernama Eyang Sedek sekitar abad ke-18, lalu dihuni warga Tengger dari desa-desa sekitar Bromo. Ini adalah cerita lisan yang belum didukung dokumen sejarah.

Kehidupan Ekonomi dan Sosial

Ngadas adalah satu-satunya perkampungan Suku Tengger di Kabupaten Malang. Warga bertani sayuran di lahan pegunungan, terutama kentang, kubis, daun bawang, dan wortel. Penduduknya memeluk Buddha Jawa, Islam, dan Hindu yang hidup berdampingan. Adat dipimpin dukun dan masih kuat, misalnya Entas-entas untuk mendoakan arwah, Karo, serta Unan-unan yang digelar lima tahun sekali. Aturan adat melarang menjual tanah kepada orang luar dan mewajibkan menanam pohon pengganti. Desa ini juga menjadi desa wisata dengan puluhan homestay.

Akses dan Lokasi

Ngadas dicapai dari Malang lewat Tumpang dan Gubugklakah, dengan jalan menanjak dan berkelok. Kawasan Jemplang dan lautan pasir Bromo berada di dekatnya, di dalam kawasan taman nasional.

Foto Desa Ngadas saat fajar โ€” Wikimedia Commons, oleh Tommy Gustaviano Yeza, lisensi CC BY-SA 3.0. Foto ladang terasering Ngadas โ€” Wikimedia Commons, oleh Muhammad Iqbal, lisensi CC BY-SA 4.0.

Bagikan:

Galeri Foto

Klik foto untuk melihat ukuran penuh. Kredit foto tercantum di akhir artikel.