Geografi dan Batas Wilayah

Kecamatan Tajinan berada tepat di selatan Kota Malang, dengan bentang alam berupa dataran rendah yang didominasi sawah dan perkebunan tebu. Di bagian timur laut wilayahnya terdapat perbukitan kecil bernama Gunung Ronggo. Luas wilayah kecamatan ini sekitar 40 km². Tajinan berbatasan dengan Kecamatan Tumpang dan Kota Malang di utara, Kecamatan Poncokusumo dan Wajak di timur, Kecamatan Bululawang dan Wajak di selatan, serta Kecamatan Pakisaji dan Kota Malang di barat.

Sejarah Singkat

Pada 1987, dua desa di wilayah ini—Arjowinangun dan Tlogowaru—dilepas dan digabungkan ke Kota Malang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1987. Di Desa Ngawonggo terdapat Situs Petirtaan Ngawonggo, kolam batu andesit kuno berusia lebih dari seribu tahun yang diyakini berasal dari masa Mpu Sindok dan masih dimanfaatkan warga hingga kini sebagai sumber air.

Pemerintahan

Tajinan terdiri atas 12 desa: Gunungronggo, Gunungsari, Jambearjo, Jatisari, Ngawonggo, Pandanmulyo, Purwosekar, Randugading, Sumbersuko, Tajinan, Tambakasri, dan Tangkilsari, dengan pusat pemerintahan di Desa Tajinan.

Potensi Ekonomi

Perekonomian warga bertumpu pada pertanian padi sawah dan perkebunan tebu sebagai komoditas utama, ditunjang oleh aktivitas perdagangan di Pasar Tajinan.

Pariwisata dan Budaya

Daya tarik wisata Tajinan yang paling dikenal adalah Sumber Jenon di Desa Gunungronggo, kolam alami berair biru kehijauan dengan kedalaman bervariasi yang konon menyimpan fosil batang pohon jenu di dasarnya. Selain itu, Situs Petirtaan Ngawonggo menjadi tujuan wisata sejarah dan spiritual.

Akses dan Infrastruktur

Tajinan terhubung dengan Kecamatan Pakisaji melalui jembatan yang melintasi Sungai Brantas, sekaligus menjadi salah satu jalur penghubung menuju wilayah timur Kabupaten Malang seperti Tumpang dan Wajak.